Sekarsa: Yang Kian Rela

Yang Kian Rela



Sumber: https://pin.it/7jqv8Vy

Aku adalah pekat malam

Dengan purnama muram ditelan mega mendung

Membersamai embusan bayu musim penghujan

Yang kian larut, kian deras tangisnya


Aku adalah mawar merah jambu

Dengan harum yang tak semerbak 

Di antara belukarnya semak

Meski demikian hilang durinya

Yang kian layu, kian enggan dipandang


Dan aku adalah sampan lusuh

Dengan retak ceruk dudukannya

Berenang tanpa dayung menemani

Kemudian terombang-ambing ombak pasang

Yang kian rapuh, kian rela awak tenggelam pada jelaga biru

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sekarya: Analisis Naskah Drama “Malam Jahanam” karya Mottinggo Boesie

Sekarsa: Kembali

Sekarya: Ikatan di Gunung Kacangan