Sekarsa: Baskara Jogja

Sepertinya jagat bumantara tengah bersuka
Mega ikut menari-nari 
Menjadikan lazuardi itu berhias kapas

Apakah baskara itu bersinar cerah
karena mendengar suaramu bernyanyi?
Atau ....
Karena ingin bersaing dengan gumelar senyum milikmu?

Namun, baskaraku masih tetap bertahta di langit jogja
Sekalipun aku telah kalah.
Dan kubiarkan bayangan awan bergilir ....
Biar saja melindungimu dari teriknya 

Oh, baskara di langit jogja
Mengapa kau terus tertawa di atas sana?
Padahal ia tak jatuh cinta dengan parasmu
Padahal ia memilih berlindung dari hangatmu
Padahal ia tak memilihmu.

Bukankah seharusnya mega itu berubah
menjadi tajuk mendung abu?
yang kemudian membiru
Seperti lautan samudera air mata ....

Oh, baskara di langit jogja
Seharusnya engkau pergi meredup
Jangan terus memberikan cahaya untuknya
Bukankah kau yang kini patah hati?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sekarya: Analisis Naskah Drama “Malam Jahanam” karya Mottinggo Boesie

Sekarsa: Kembali

Sekarya: Ikatan di Gunung Kacangan